a. Pengertian Kewirausahaan
Berikut beberapa definisi wirausaha :
1. Menurut
Dan Steinhoff dan John F Burgess, Wirausaha adalah seorang yang
mengorganisasikan, dan berani menanggung resiko untuk menciptakan usaha baru
dan peluang berusaha.
2. Wirausaha
( Entrepreneur ), adalah mereka yang mendirika mengelola mengembangkan dan
melembagakan perusahaan miliknya sendiri.
3. Menurut
Mas’ud Machfoedz dan Mahmud Machfoed, Wirausaha adalah innovator yang mampu mengemukakan
dan mengubah kesempatan menjadi ide.
4. Schumpeter,
adalah individu yang memperoleh peluang dan menciptakan organisasi untuk
mengejarnya.
5. Peter
F Druker, adalah individu yang selalu mencari perubahan, menanggapinya, dan
memanfaatkannya sebagai peluang.
6. Wirausaha
adalah seseorang yang bebas dan memiliki kemampuan untuk hidup mandiri dalam
menjalankan kegiatan usahanya.
Berikut beberapa definisi Kewirausahaan
1. Salim
Siagian, adalah semangat, perilaku, dan kemampuan memberika tanggapan positif
terhadap peluang untuk mendapat keuntungan.
2. Peter
F Druker, adalah suatu kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan
berbeda.
3. Kewirausahaan
adalah suatu nilai yang diperlukan untuk memulai suatu usaha
4. Steven
Robins, adalah suatu proses mengejar peluang-peluang memenuhi kebutuhan dan
keinginan melalu inovasi.
a.
Pengertian Kepemimpinan
Kepemimpinan adalah kemampuan seseorang menggerakkan dan mempengaruhi
orang lain untuk dapat bekerjasama dalam usaha untuk mencapai tujuan yang telah
di tetapkan.
Berikut beberapa definisi Kepemimpinan :
1. Menurut
Saros Dan Butchatsky, adalah suatu perilaku dengan tujuan tertentu untuk
mempengaruhu aktivitas para anggota kelompok untuk mencapai tujuan bersama.
2. Menurut
Howard W Hoyt, kepemimpinan adalah seni mempengaruhi sikap dan perilaku manusia
atau kemampuan untuk membimbing arang-orang.
3. Menurut
Sarwono, kepemimpinan adalah perilaku mempengaruhi orang lain agar bekerjasa
dalam mencapai suatu tujuan yang dianggap pwerlu dan bermanfaat.
Pemimpin adalah orang yang memiliki kemampuan
dan kesanggupan untuk mempengaruhi dan menyatukan orang lain agar bertindak
sesuai dengan apa yang diinginkan.
Tiga Variabel utama yang tercakup
didalam kepemimpinan, adalah sebagai berikut :
a.
Kepemimpinan
melibatkan orang lain
b.
Kepemimpinan
dan Distribusi kekuasaa
Menurut FrencH dan Raven, kekuasaan
yang dimiliki para pemimpin dapat
tersumber dari hal-hal berikut :
1. Reward
Power, yaitu penghargaan kepada bawahan yang mengikuti arahan pemimpinnya.
2. Coercive
Power, yaitu memberikan hukuman bagi bawahan yang tidak mengikuti arahan
pemimpinnya.
3. Legitimate
Power, yaitu pemimpin memiliki hak untuk menggunakan pengaruh dan otoritas yang di milikinya.
4. Refetrent
Power, yaitu pemimpin dapat menggunakan pengaruhnya karena karakteristik
pribadi, reputasi, atau karismanya.
5. Expert
Power, yaitu seseorang yang memilki kompetensi dan keahlian dalam bidangnya.
c.
Kepemimpinan dan menanamkan pengaruh
c. Model Kepemimpinan
1.
Model Watak Kepemimpinan
2.
Model Kepemimpinan Situasional
3.
Model Pemimpin yang Efektif
4.
Model Kepemimpinan Kontigensi
5.
Model Kepemimpinan Transformasional
d. Pendekatan Utama Kepemimpinan
1. Pendekatan Sifat-sifat
2.
Pedekatan Perilaku
e. Teori Munculnya Pemimpin
1. Teori Genetis, yaitu seseorang yang
terlahir sudah ditakdirkan untuk menjadi pemimpin
2. Teori Sosial, yaitu seorang pemimpin
dapat dididik agar menjadi pemimpin yang hebat di kemudian hari.
3. Teori Ekologis atau Sintetis, yaitu
penyempurnaan dari Teori Genetis dan Teori Sosial.
f. Sifat-Sifat Pemimpin
Ordway
Tead, Mengemukan
beberapa sifat pemimpin :
1.
Seorang
pemimpin memiliki daya tahan, keuletan, dan kekuatan luar biasa.
2.
Seorang
pemimpin memiliki keyakinan teguh
3.
Memiliki
keyakinan tujuan yang hendak dicapai
4.
Memilki
sifat ramah
Adapun sifat pemimpin yang baik menurut
Soemardji Hartono :
1.
Memiliki
moral yang tinggi
2. Memiliki pengetahuan yang luas
3. Memiliki semangat kerja tinggi
4. Memiliki sifat rasional dan objektif
5. Memiliki sifat adil
6. Memiliki daya kreatif dan inisiatif
7.
Memiliki
keberanian mengambil keputusan
g. Tipe-tipe Kepemimpinan
a. Tipe
Kharismatis,
merupakan tipe pemimpin yang didasarkan karena seseorang memiliki kekuatan,
energy, atau daya tarik yang luar biasa. Misalnya, memiliki kekuatan gaib,
kekuatan super, atau keberanian.
b. Tipe Paternalistis, tipe pemimpin
yang bersikap melindungi bawahan sebagai seorang bapak atau sebagai seorang Ibu
yang penuh kasih sayang.
Sifat-sifat umum Tipe Paternalistis :
1.
Menganggap
bawahan sebagai manusia yang tidak dewasa
2. Bersikap terlalu melindungi bawahan
3.
Sering
mengangagap dirinya maha tahu
c.
Tipe Militeristis, merupakan
tipe pemimpin yang banyak menggunakan system perintah atau system komando dari
atasan ke bawahannya, yang bersifat keras.
Sifat-sifat umum Tipe Militeristis :
1.
Senang
kepada Formalitas yang berlebihan
2. Menuntut disiplin yang tinggi dan
kepatuhan yang mutlak
3. Tidak mau menerima kritikan dari bawaha
d. Tipe Otokratis, merupakan tipe pemimpin berdasar pada
kekuasaan danj paksaan yang mutlah harus dipatuhi.
Ciri-ciri pemimpin tipe ini adalah :
1.
Menggap
organisasi adalah milik pribadi
2. Mengidentikkan tujuan pribadi dengan
tujuan organisasi
3. Menganggap bawahan adalah sebagai alat
semata-mata
e. Tipe Laissez Faire,
merupakan tipe pemimpin yang membiarkan bawahan berbuat semaunya sendiri.
f. Tipe Demokratis, merupakan tipe
pemimpin yang berorientasi pada manusia dan memberikan bimbingan kepada
pengikutnya.
Ciri-ciri pemimpin tipe ini adalah :
1.
Senang
menerima saran, pendapat, dan kritik bawahannya
2. Lebih menitik beratkan kerja sama
3.
Selalu
berusaha menjadikan bawahan lebih sukses dari padanya
h. Keterampilan Kepemimpinan
a. Kemampuan Teknik ( Technical Skills ),
merupakan suatu kemampuan yang dimiliki seorang pemimpin untuk melaksanakan
suatu pekerjaan.
Beberapa kemampuan Teknik yang harus
dimiliki pemimpin adalah :
1.
Menulis
2. Komunikasi Lisan
3. Menguasai Lingkungan
4. Teknologi
5. Membangun jaringan kerja
6. Membimbing
7. Membangun Tim
b. Business Management Skills
Kemampuan Business Management 5. Finance,
memiliki keterampilan mencari sumber modal baik jangka panjang maupun jangka
pendek
6. Accounting,
memiliki keterampilan mencatat, atau menghitung efesiensi
7. Control,
mampu mengawasi segala kegiatan dalam bisnis
8. Negotiation,
memiliki kemampuan berunding, yang menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi
bisnisnya
9. Managing
Growth, harus mampu memimpin perkembangan bisnis.
c. Personal Entrepreneurial Skills
Kemampuan Entrepreneurial Skills meliputi :
1.
Disiplin, tidak lupa daratan dan tidak lengah
2. Mengambil
Resiko, terampil
memprediksi dan antisipasi resiko
3. Inovasi, memiliki keterampilan menggunakan
hasil-hasil penelitian
4. Tepat
dalam Pekerjaan,
mampu member contoh bagaimana bekerja
5. Visionary
Leader, Memiliki
pandangan jauh ke depan tentang bisnisnya.
MENERAPKAN SIKAP PANTANG MENYERAH DAN
ULET DALAM WIRAUSAHA
Langkah-langkah untuk mencapai kekayaan
yang berbasis Kewirausahaan :
1.
Kenalilah
Diri Anda
Orang
dapat berbuat sebaik-baiknya setelah sadr sepenuhnya apa yang mereka perbuat
dan mengetahui kemampuan dalam bidang yang ditangani.
2.
Jangan
Meremehkan pekerjaan kecil
Usaha
besar asalnya dari usaha kecil yang dipupuk dengan etos kerja, ketekunan, kemauan
berusaha, dan semangat yang menggebu-gebu.
3.
Kembangkan
Ide
Harus
mampu mengembangkan ide dan memerlukan banyak keberanian, keyakinan akan diri
sendiri untuk menghadapi kecaman dari orang lain.
4.
Hilangkan
Gengsi
5.
Mengenal
pola dasar Kewirausahaan
Yaitu
sikap mental, kepemimpinan, manajemen, dan keterampilan.
6.
Hobi
Kerja
7.
Menciptakan
pasar
8.
Merantau
MANAJEMEN
KONFLIK DALAM MENGEMBANGKAN VISI DAN MISI PERUSAHAAN
1. Pengertian
Konflik
Konflik
berasal dari kata kerja latin Configure yang berarti saling
memukul. Konflik adalah salah
satu bentuk interaksi social yang bersifat negative.
2. Faktor-faktor
penyebab timbulnya konflik
Menurut Ralf Dahrendorf, ada beberapa
anggapan dasar berkenaan dengan konflik :
1.
Setiap
masyarakat senantiasa berada dalam proses peerubahan yang tiada akhir
2.
Setiap
masyarakat menyimpan konflik didalam dirinya
3.
Setiap
masyarakat terintegrasi di atas penguasaan
Adapun Faktor penyebab konflik adalah :
1.
Adanya
benturan kepentingan dari berbagai pihak
2.
Terjadinya
perubahan social
3.
Timbulnya
rasa benci dan dendam
4.
Adanya
pemaksaan dari pihak yang kuat
INIMAH BELUM CUKUP RINGKAS KA, TINGKAS LAGI YA..
BalasHapus